Pembodohan

ilmugrafis.org –Memang judul dari artikel ini disengaja sedikit memprovokasi, mungkin karena memang saya sedikit sedang tidak merasa senang. Ini sebenarnya masalah grafis itu sendiri, menurut saya grafis adalah bagaimana cara kita untuk menjadikan imajinasi menjadi ter-realisasi, bukan sekedar mengikuti tuntunan atau hal yang sudah ada, jadi memang setiap designer yang Pro sekalipun harus melalui tahapan dasar atau newbie dengan menggunakan tehnik-tehnik dasar dari grafis itu sendiri, entah digital atau analog, tapi disini saya akan membahas tentang digital dimana software grafis adalah penentunya bukan website penyedia Photo effect instant, dan dalam artikel ini saya mencoba memperbandingkan antara Software dengan Web, tentu disini saya menggunakan Photoshop karena web yang saya pilih menjadi perbandingan hanya menyediakan photo effect atau manipulation saja.

sebagai contoh saya gunakan image ini.

Ini saya ambil dari salah satu web penyedia manipulasi photo, image didalam boarder-boarder adalah hasil dari manipulasi HDR Image saya dan karena saya ingin memperjelas bahwa digital imagine bukan sekedar memberikan frmae-frame atau mengganti wajah seseorang dengan wajah kita atau orang lain, jika saya menggunakan Photoshop untuk membuat image diatas, image dengan orang-orang yang sedang berdemonstrasi itu, saya hanya perlu memiliki stock image orang yang sudah seperti itu dengan membawa board blank(putih) untuk memasukkan image editan saya kedalam board-board itu hanya diperlukan transformation dalam Photoshop sedikit deleksi dan delete, jadi, yang saya permasalahkan disini, tehnik ini sangat-sangat dasar dalam photoshop, tapi karena ada yang instant kebanyakan memilih menggunakan web ini untuk sekedar menjadikan photo/imagenya ada dalam boarder-boarder itu dan inilah yang saya sebut sebagai pembodohan, kenapa? karena jika suatu saat kita dihadapkan pada situasi dimana kita tidak terhubung sama sekali dengan internet, kita akan seperti orang yang sangat-sangat terlalu bodoh, karena image seperti ini dibuat dengan menggunakan tehnik dasar photoshop yang kita tidak tau bagaimana tehnik itu.

Kita (tepatnya saya) coba kritisi kekurangan dari image yang dibuat dengan web ini.

  1. Image diatas termasuk image terang dengan pencahayaan yang memang sangat dominan, tapi di daerah boarder yang bersinggungan dengan lengan seseorang diatas tidak ada shadow sama sekali, jadi terkesan tidak real.
  2. Di daerahdaerah singgungan antara boarder satu dengan yang lain pun kesannya tidak ada limit atau batasannya.
  3. Image ini akan banyak digunakan oleh banyak orang, jadi terkesan plagiat atau bisa dibilang pasaran.
  4. Sekali kita melihat image ini lalu melihat lagi image ini digunakan, kita pasti tau jika ini menggunakan Web saja, dan untuk kalangan manusia grafis ini sangat memalukan.
  5. Menghambat atau lebih tepat dibilang membunuh kreatifitas.

Dalam beberapa kasus seperti ini, terkadang akan ada orang yang mengataknnya secara gamblang “Edit pake web ya?” untuk saya, pasti saya malu, karena sudah banyak yang menggunakan manipulasi ini dan hampir semua image hasilnya sama, berbeda jika kita terinspirasi ayau meniru, bagaimanapun hasilnya akan tetap berbeda, dan dalam hal ini akan ada kebanggaan tersendiri, dengan kepuasan “bahwa saya mampu membuat yang seperti itu dan saya tau bagaimana caranya membuat seperti itu” dan inilah ilmu, sangat bermanfaat lagi jika kita share ilmu kita pada orang-orang yang ingin tau.

Sedikit saran dari saya, boleh lah kita menggunakan cara instan sekali-sekai, tapi bukan berarti kita tidak harus tau bagaimana “cara” membuatnya, karena memprihatinkan sekali jika Grafis dianggap sebagai sesuatu yang instan saja, hargai designer yang sudah bersusah payah menimba ilmu untuk memperbaiki taraf kehidupannya jika harus dikalahkan dengan sesuatu yang instan. Dan menurut saya sesuatu yang instant itu akan membuat kita malas untuk maju atau sekedar mencari tau.

Terimakasih atas perhatiannya dan telah membaca artikel ini, semangat dan terus berkreasi dalam kreatifitas.

Artikel Terkait:

4 responses to “Pembodohan

  1. i thing its okay,..
    skrg serba instan dan praktis, asal keren why not??:mrgreen:
    lain jika anda memiliki “taste” lebih, dan lbh mnyukai ke-original-an dan ke-unique-an serta ditunjang oleh skill yg teruji,..
    namun gmn dgn org yg g bs sm skli tp tetep pngen eksis???
    its still a choice…:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s