Bring The Spirit of Ramadhan Into Our Life Time

Bring The Spirit of Ramadhan Into Our Life Time

Ramadhan merupakan saat yang tepat bagi kita buat ngumpulin bekal dunia dan akhirat. Bekal dunia berupa tambahan ilmu tentang ajaran islam yang bisa mengokohkan akidah kita di tengah serangan gencar budaya sekular. Sementara untuk bekal di akhirat, allah membuka pintu rahmat seluas-luasnya di  bulan suci ini. Seperti sabda rasulullah saw: datang kepadamu bulan ramadhan, bulan keberkahan. Allah menaungi kamu di dalamnya. Dia menurunkan rahmat, melebur dosa, dan mengabulkan permohonan di dalamnya. Allah akan melihat kegiatan dan perlombaanmu di dalamnya. Dia membanggakan ini kepada para malaikat. Maka perlihatkanlah kebaikan dirimu. Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang terhalang dari rahmat allah swt.(HR Thabrani)

Bekal amal kebaikan atau keburukan kita pribadi memang cuma Allah yang tahu. Tinggal kita harus peka akan rambu-rambu aktivitas mana aja yang bisa menambah pundi pahala yang telah Allah tunjukkan dalam Al-Qur’an. Jadi pinter-pinter deh memilih kegiatan terutama mencari kegiatan yang tidak menyalahi syar’i. Idealnya bulan ramadhan diisi oleh kegiatan seperti dengan hadir di pengajian untuk mengenal islam lebih dalam, membasahi lisan dengan tadarus al-quran, atau memperbanyak sholat sunat contohnya  tarawih,tahajud,dhuha dll.Mungkin kita tahu ada  hadist Nabi SAW, yang mengatakan tidurnya orang berpuasa adalah ibadah.bener juga sih dengan alasan menjaga dari perbuatan maksiat atau yang membatalkan puasa. Sekarang pertanyaannya apakah ente seharian mo tidur aja jelang buka?!Gak lah. Dah bangunnya, kepala pusing karena kebanyakan tidur. Plus rugi gak bisa menjalankan amalan-amalan lainnya.

Sekarang sudah memasuki pertengahan bulan ramadhan manfaatkan dengan sebaiknya hingga hari terakhir terlebih pada 10 malam terakhir dimana dibuka keran hujan diskon pahala yang dinamakan malam lailatul qadar maka berebutlah untuk mendapatkannya.sayangnya sebagian yang terjadi kalo mendekati akhir ramadhan adalah keramaian tempat ibadah (masjid dan mushola) berpindah ke keramaian mall-mall guna memperebutkan diskon/cuci gudang untuk keperluan menyambut idul fitri. Padahal padahal imam Syafii RA pernah berpesan, idul fitri bukanlah diperuntukkan bagi orang yang mengenakan sesuatu yang serba baru, tetapi dipersembahkan bagi orang yang ketaatannya bertambah.

Ketika lebaran hadir, idealnya kita udah menjalani masa karantina yang menggembleng kita untuk menundukkan hawa nafsu dan meningkatkan ketaatan kepada Allah Dan Rasulnya. Sehingga bulan syawal justru menjadi bulan penentuan bagi kita. Sejauh mana kita bisa mempertahankan keberhasilan ramadhan. Kita hidup gak dalam ramadhan aja,masih ada bulan – bulan yang tak kalah sengit dalam melawan hawa nafsu yang nantinya mengisi kehidupan kita.

Padahal perjalanan panjang dengan tantangan yang lebih dahsyat dalam menghadapi ujian hidup dan godaan setan baru dimulai pasca ramadhan berakhir. Dan kita tahu kalo godaan setan itu nggak mempan kalo keimanan kita mantap. Pasca ramadhan, setan-setan yang terbelenggu bakal terbebas. Arus budaya barat bakal kembali menyapa remaja muslim di seluruh penjuru dunia. Gaya hidup hedonis plus pesta pora dijajakan dengan kemasan perayaan idul fitri dalam konser-konser musik di berbagai kota. Pergaulan bebas yang sempet direm saat ramadhan kembali dikampanyekan media massa.

Pertahankan semangat ramadhan hingga ramadhan berikutnya dengan menjaga dan meningkatkan taqarrub ilallah. Memang tiada puasa wajib seperti dalam bulan ramadhan yang ada puasa sunnah yang gak kalah berpahalanya seperti puasa sawal 6 hari karena ada hadist nabi dari abu aiyub al-anshari bahwa nabi saw. Bersabda: barangsiapa yang berpuasa pada bulan ramadhan diiringinya dengan enam hari bulan syawal, maka seolah-olah ia telah berpuasa sepanjang masa, adapun puasa senin kamis,puasa muharram dll. Juga tidak lupa menambah ilmu agama dengan mengikuti pengajian dan juga membaca media – media islam. Ini yang harus dilakukan disetiap hari-hari kita pasca ramadhan semoga kita menjadi orang yang mendapat rahmat dan hidayah Allah SWT. AMIN

Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s