Usri Dan Usro

Fainnama’al ‘usri yusro.. innama’al ‘usri yusro….
Maka sesungguhnya bersama dengan kesulitan, ada kemudahan….. sesungguhnya bersama dengan kesulitan, ada kemudahan….
(TQS Al-Insyirah [94] : 6-7)

Judul tulisan ini memang mengambil dari ayat Al-Quran surat Al Insyirah ayat 6 dan 7 “bersama kesulitan (‘usri), ada kemudahan (yusro). Seringkali ayat tersebut menjadi inspirasi ketika kita akan melakukan sesuatu atau ingin segera pergi ke suatu tempat tapi terkendala karena satu lain hal?.

Tenang! Jangan buru-buru kesal atau uring-uringan, Karena kesulitan tersebut bisa jadi baik untukmu.
Memang menjadi tabiat alami manusia meletakkan fokus pada kesulitan yang dihadapi, sehingga kesulitan tersebut menjadi besar di mata kita dan semakin bear. Padahal jika kita mengubah sudut pandang sedikit saja, kesulitan yang kita hadapi sebenarnya ada solusinya dan tampaklah jalan yang luas dihadapan kita.
Ayat Al-Quran diatas menjelaskan fakta tersebut, coba kita perhatikan bunyi ayat tadi “sesungguhnya bersama dengan kesulitan, ada kemudahan” Innama’al ‘Usri Yusro.

Ma’a menurut pengertian bahasa Arab adalah bersama-sama, sehingga dapat diambil pemahaman bahwa setiap kesulitan yang kita hadapi sebenarnya datang pula bersamanya kemudahannya. Seperti dua orang yang datang bersama-sama yang satu bernama ‘Usri (kesulitan) sementara ada satu temannya lagi yang bernama ‘Yusro (kemudahan. Seringkali karena kita fokusnya pada kesulitan sehingga Yusro temannya yang baik itu tidak kita lihat.

Sebuah contoh sederhana, seseorang yang merasa tidak bisa berusaha karena tidak memiliki pulsa untuk membalas sms atau panggilan telepon padahal ia sudah memiliki sebuah handphone yang bisa ia manfaatkan untuk banyak hal. Autau seseorang yang menganggur di rumah sementara ia punya sepeda motor, alasannya adalah karena ia tidak punya uang untuk membeli bensin.

Rasul SAW pernah memberikan solusi pada seorang laki – laki yang kesulitan keuangan dengan menyuruhnya membeli kapak. Kapak itu digunakan mencari kayu bakar untuk dijual daripada meminta minta.
Rasul SAW meminta laki – laki yang kesulitan tersebut menjual barang yang ia miliki di rumahnya, yang terjual dengan harga 2 dirham. Kemudian Rasul SAW bersabda:”Belilah dengan satu dirham kebutuhannmu dan berikanlah untuk keluargamu. Belilah kapak dengan satu dirham yang lain dan bawalah kepadaku.”

Setelah kapak tersebut ditunjukkan kepada Rasul SAW, beliau kembali bersabda:”Pergilah, carilah kayu bakar dan juallah. Jangan sampai aku melihatmu lagi selama lima belas hari!” Orang itupun melakukannya. Lalu lima belas hari kemudian ia datang dan ia ia telah memperoleh lima belas dirham….

Oleh karena itu fokuskan perhatian kita kepada solusi atau kemudahan yang datang bersama – sama dengan kesulitan yang kita hadapi, bukan pada kesulitannya itu sendiri. Semakin besar kesulitan yang kita hadapi semakin besar pula kemudahan yang datang bersamanya.

Sumber : Tabloid Media Umat | edisi 74, 25 Shafar – 9 Rabiul awal 1433 H/20 Januari – 2Februari 2012.

Artikel Terkait:

One response to “Usri Dan Usro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s