Perlukah Kewajiban Berbahasa Indonesia Untuk Tenaga Kerja Asing (TKA) ?!

Arus Globalisasi Tidak Bisa Dibendung Lagi Dan Sudah Pasti Indonesia Termasuk Didalamnya. Arus Globalisasi Dapat Masuk Dalam Bentuk Ekonomi, Politik , Sosial Budaya Bahkan Dapat Berupa Bentuk Ideologi. Globalisasi Sulit Bahkan Tidak Dapat Dihindari, Karena Pada Dasarnya Globalisasi Adalah Suatu Proses Yang Terjadi Antar Individu , Antar Kelompok , Dan Pakar Antar Negara Saling Interaksi , Bergantung , Terkait , Dan Saling Mempengaruhi Satu Sama Lain Yang Melintasi Batas Negara.

Salah Satu Bentuk Tanda Indonesia Sudah Masuk Dalam Arus Globalisasi Dengan Ditanda – Tangani Kesepakatan Bersama Indonesia Dengan Negara Lain Tentang Pasar Bebas. Masuknya Indonesia Kedalam ACFTA ( Asean China Free Trade Agreement ) Yaitu Pasar Bebas Negara – Negara ASEAN Dan Tiongkok Yang Sudah Dimulai Sejak 1 Januari 2010 Disusul Dengan Masuknya Indonesia Kedalam AFTA ( Asean Free Trade Agreement ) Yaitu Pasar Bebas Negara – Negara Asean Yang Direncanakan Pada Akhir Tahun 2015 Yang Akan Diresmikan. Baca lebih lanjut

Iklan

Fitria Osin

Pada awal pecahnya PD I, tidak banyak yang mengenal Mustafa Kemal. Hanya saja setelah keikutsertaannya dalam Pertempuran Ana Forta 1915 namanya mulai dikenal luas. Ia dikenal sebagai pemuja Inggris, membenci Jerman dan menentang pemikiran-pemikiran Islam. Keinginannya sangat kuat untuk meruntuhkan Daulah Utsmani sehingga ia melakukan berbagai konspirasi dengan bantuan Inggris. Kebenciannya kepada Daulah Utsmani akibat didikan sebuah perkumpulan mahasiswa nasionalis yang fanatik bernama “Vatan” atau “Tanah Air” yang bersumpah akan mengganti Daulah Utsmani menjadi Republik.

Konspirasi pertama: Musthafa membujuk negarawan, para perwira dan politisi untuk menarik mundur dari PD I, meninggalkan persekutuannya dengan Jerman dan membuat kerjasama dengan Inggris. Dia menyebarkan pesimisme bahwa negara tidak mampu mengalahkan Blok Sekutu terutama Inggris bahkan disaat-saat Rusia dan Prancis-sebagai kolega Inggris berada dalam posisi sulit akibat serangan Jerman. Karena menyebarkan mosi tidak percaya itulah akhirnya Daulah membuang Kemal ke wilayah Kaukasus selama satu tahun. Meskipun demikian, Musthafa tetap meluaskan pemikirannya dengan melakukan…

Lihat pos aslinya 823 kata lagi